Tokoh: - Farani (Javier Prevost) Paris
- Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
- Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
-Wulan (Mercy Petit) Paris
-Alma (Choi Soo Hwa) Seoul
*Javier POV*
"Teman-teman kita kedatangan tamu istimewa dari tokyo...""Esaaaaaaaaaa....."
Apakah ini mimpi? Kita? ber-4 kembali bersama lagi.. tertawa, bercanda bersama... Sudah berapa lama aku tidak sebahagia ini. Surga dunia.
Kami semua mencerita kan kisah kami masing-masing..Bercanda bersama lagi seperti dulu..Aku harap ini berlangsung lama, tapi ternyata tidak. Tiba-tiba saja..
*TokTokTok*
Kulihat dokter memasuki ruangan kami, lalu dokter memeriksa Mercy.
"Hmm.. Apakah salah satu dari kalian keluarganya mercy?"
"Tidak. kami temannya. Mercy tak punya keluarga." Kataku dengan cepat.
"Baiklah. bisa kita bicara berdua diluar"
"Baiklah"
Tidak tahu kenapa aku merasa ada yang tidak beres.
"Kau teman dekatnya Mercy ya?"
"Iya dok. Ada apa ya??"
" Begini.. Selama saya memeriksa Mercy , saya merasa ada yang tidak beres dengan Mercy.""Maksud dokter?"
"Iya. saya rasa Mercy mempunyai penyakit lain.. dan setelah saya selidiki Mercy positif menderita Leukimia."
"APAAA??"
Deg! aku bisa mendengar jantungku berdegup dengan kencang. Benarkah ini? Yatuhan.. kenapa ini terjadi begitu cepat.. Mercy ku.. dia harus berjuang melawan penyakitnya.
"Nona..Jangan sedih.. Kita tim dokter akan melakukan segala cara demi menyembuhkan Mercy. Saya Janji."
"Harus! kau harus lakukan itu dokter.. Mercy harus tetap hidup. Dia baru saja merasakan kebahagian" Setelah kusadari aku telah Menangis dengan kencang dan di lihat semua orang di rumah sakit. Dokter pun menenangkan ku..
Aku kembali ke dalam kamar, kulihat esa, alma dan wulan tampak bingung melihatku menangis.
"Apa yang terjadi Farani..Apa yang terjadi padaku..?"
"Tidakpapa wulan. kau akan segera sembuh"
"Tapi.. kenapa kau menangis?"
"Aku menangis karna Bahagia.." Kataku sedikit berbohong.
Kulihat Wulan sangat senang.. Aku tidak tahu cara untuk memberitahunya kalau dia positif menderita Leukimia.. Ini bisa merengut nyawanya.. Oh tuhan... Selamatkan temanku ini. biarkan dia menjalani hidup dengan bahagia. bukan seperti ini. hidup dengan penyakit ganas yang ada di dalan tubuhnya. Sembuhkan lah dia tuhan..
Tak kurasa hari sudah malam.. Kami ber-4 tidur di Rumah sakit..Aku masih memikirkan pilihan dokter. Mercy harus dioperasi, Tapi kalau oprasinya gagal dia bisa MATI.
*Mercy POV*
Sinar matahari sudah memasuki ruanganku di rumah sakit.. sudah 3 hari aku disini.. Tapi aku merasa tubuhku semakin melemah.. Kulihat tiga sahabatku sudah bangun..
"Bagaimana kalau kita jalan-jalan di taman rumah sakit?" Kata SooHwa.
"Ide yang bagus bagaimana menurut kalian berdua?" Kata Mitsu.
"Entahlah.. Lihat Wulan dia begitu pucat." Kulihat Farani sangat memperhatikan diriku..
"Aku tidakpapa.. Tenanglah. "
Saat aku ingin turun dari kasur, tubuh ku langsung lemas dan tiba-tiba saja semuanya gelap. Aku masih mendengar teriakan teman-temanku untuk memanggil suster tubuhku sangat lemas dan semuanya gelap dan hening.
Bersambungggg....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar