Halaman

Senin, 24 Desember 2012

Forever Together (Part5)

Part 5

Tokoh:  - Farani (Javier Prevost) Paris
              - Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
              -Wulan (Mercy Petit) Paris
              -Alma (Choi Soo Hwa) Seoul

*Javier POV*
"Teman-teman kita kedatangan tamu istimewa dari tokyo..."
"Esaaaaaaaaaa....."
Apakah ini mimpi? Kita? ber-4 kembali bersama lagi.. tertawa, bercanda bersama... Sudah berapa lama aku tidak sebahagia ini. Surga dunia. 

Kami semua mencerita kan kisah kami masing-masing..Bercanda bersama lagi seperti dulu..Aku harap ini berlangsung lama, tapi ternyata tidak. Tiba-tiba saja..
*TokTokTok*
Kulihat dokter memasuki ruangan kami, lalu dokter memeriksa Mercy.
"Hmm.. Apakah salah satu dari kalian keluarganya mercy?" 
"Tidak. kami temannya. Mercy tak punya keluarga." Kataku dengan cepat.
"Baiklah. bisa kita bicara berdua diluar"
"Baiklah"
Tidak tahu kenapa aku merasa ada yang tidak beres. 
"Kau teman dekatnya Mercy ya?"
"Iya dok. Ada apa ya??"
" Begini.. Selama saya memeriksa Mercy , saya merasa ada yang tidak beres dengan Mercy."
"Maksud dokter?" 
"Iya. saya rasa Mercy mempunyai penyakit lain.. dan setelah saya selidiki Mercy positif menderita Leukimia." 
"APAAA??"
Deg! aku bisa mendengar jantungku berdegup dengan kencang. Benarkah ini? Yatuhan.. kenapa ini terjadi begitu cepat.. Mercy ku.. dia harus berjuang melawan penyakitnya.
"Nona..Jangan sedih.. Kita tim dokter akan melakukan segala cara demi menyembuhkan Mercy. Saya Janji."
"Harus! kau harus lakukan itu dokter.. Mercy harus tetap hidup. Dia baru saja merasakan kebahagian" Setelah kusadari aku telah Menangis dengan kencang dan di lihat semua orang di rumah sakit. Dokter pun menenangkan ku..
Aku kembali ke dalam kamar, kulihat esa, alma dan wulan tampak bingung melihatku menangis.
"Apa yang terjadi Farani..Apa yang terjadi padaku..?"
"Tidakpapa wulan. kau akan segera sembuh"
"Tapi.. kenapa kau menangis?"
"Aku menangis karna Bahagia.." Kataku sedikit berbohong.
Kulihat Wulan sangat senang.. Aku tidak tahu cara untuk memberitahunya kalau dia positif menderita Leukimia.. Ini bisa merengut nyawanya.. Oh tuhan... Selamatkan temanku ini. biarkan dia menjalani hidup dengan bahagia. bukan seperti ini. hidup dengan penyakit ganas yang ada di dalan tubuhnya. Sembuhkan lah dia tuhan.. 

Tak kurasa hari sudah malam.. Kami ber-4 tidur di Rumah sakit..Aku masih memikirkan pilihan dokter. Mercy harus dioperasi, Tapi kalau oprasinya gagal dia bisa MATI.

*Mercy POV*

Sinar matahari sudah memasuki ruanganku di rumah sakit.. sudah 3 hari aku disini.. Tapi aku merasa tubuhku semakin melemah.. Kulihat tiga sahabatku sudah bangun..

"Bagaimana kalau kita jalan-jalan di taman rumah sakit?" Kata SooHwa.
"Ide yang bagus bagaimana menurut kalian berdua?" Kata Mitsu.
"Entahlah.. Lihat Wulan dia begitu pucat." Kulihat Farani sangat memperhatikan diriku..
"Aku tidakpapa.. Tenanglah. "
Saat aku ingin turun dari kasur, tubuh ku langsung lemas dan tiba-tiba saja semuanya gelap. Aku masih mendengar teriakan teman-temanku untuk memanggil suster tubuhku sangat lemas dan semuanya gelap dan hening.

Bersambungggg....





Kamis, 06 Desember 2012

Forever Together (Part4)

Part 4


Tokoh:  - Farani (Javier Prevost) Paris
              - Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
              -Wulan (Mercy Petit) Paris
              -Alma (Choi Soo Hwa) Seoul

*SooHwa POV*
Aku memang sengaja datang ke rumah sakit untuk menjenguk wulan, kalian harus tau bahwa aku sangat khawatir. Tak kusangka dia tidak mengenaliku (Atau memang lupa).
Saat aku masuk kekamarnya.
"Kau siapa?"
"Kau lupa ya? Aku ini alma"
"Almaaaaa??"
"Ya! WAFE?"
"Almaaaaaa?? Benerakah ini kau?" Terlihat dari wajahnya, aku tau dia sangat senang, aku berlari ke arah tempat tidurnya dan aku memeluknya. Bayangkan saja.. 4 Tahun tidak bertemu dengannya.. 
"Bagaimana Kabarmu? Javier telah bercerita banyak tentang dirimu"
"Harusnya aku yg bertanya seperti itu..Baiklah, Aku baik-baik saja di Seoul. Bagaimana denganmu?"
"Ya.. Seperti yang kau lihat.. Kakiku harus dijahit, Lukanya tidak parah.. Pasti aku akan cepat sembuh"
Senang sekali melihat semangat Wulan muncul.
"Gwrs dear :') Kau tahu? Aku sangat merindukanmu dan WAFE.. and.. Btw, where is Javier?"
"Merci(TerimaKasih).. Aku tidak tahu sepertinya..dia diluar mungkin dia sedang mengangkat telfon "

*Mitsu POV*

Setelah mendapat kabar dari Farani bahwa Wulan sakit, aku langsung membereskan baju-baju ku, pergi ke Bandara dan pergi ke Paris.. Aku menghwatirkannya dan jugaa Merindukannya.

Sampai di Paris aku langsung pergi ke Rumah Sakit dimana Wulan menginap.. Aku juga baru mendapat kabar bahwa Alma juga ada disana :D Aku sangat senang.

"Dimana kamar pasien yang bernama 'Mercy Petit'"
"Kamar nomer 5b Naik ke lantai 2 belok kanan"
"Merci suster...."

Aku menaiki lift, tak kusangka saat pintu lift terbuka..
"Almaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...."
"Esaaaaaaaaaaaaaaaaa..."
"Almaa, benarkah ini kau? kau harus tau aku sangat merindukanmu.."
"Ya, Aku tahu dan aku juga. Btw, Sedang apa kau disini?"
"Ingin menjenguk Wulan sekaligus Bertemu WAFE"
"Kalau begitu.. ayo kita keatas bersama-sama"

Tak kusangka keajaiban datang hari ini. Saat itu aku membawa tas yang sangat banyak, Tiba-tiba saja...
*BRUKKKK*
"Ah, maaf kan aku.. Kau tidak papa?"
Kulihatlah seorang pria.. Dia tampan sekali.. Tinggi..Putihh..
"Nyonya?"
"Ha? iya? Oh? Tidakpapa..Lainkali Hati-hati" Aku seperti orang bodoh disitu.
"Maaf nyonya"
Laki-laki itu pergi meninggalkanku..Aku jadi penasaran.
"Esaa.. Ayo cepat"
Aku langsung buru-buru merapihkan tas ku dan mengejar Alma.
*TokTokTok*
"Guys kita kedatangan tamu istimewa dari Tokyo....."
"Esaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!"
Bersambungggg.....

Together Forever (Part3)

Part 3

Tokoh:  - Farani (Javier Prevost) Paris
              - Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
              -Wulan (Mercy Petit) Paris
              -Alma (Choi Soo Hwa) Seoul
*Javier POV*
"APAAAA????" Bisa kudengar SooHwa pasti sangat terkejut.. Ya, Mercy sedang ada di rumah sakit. Dia mengalami kecelakaan, tapi tidak terlalu parah, dan itu membuatku sangat sedih.
"Halooo?? Farani?? Kau masih disitu?"
"Ha? iya aku masih disini"
"Lalu.. Gimana keadaannya? apa dia baik-baik saja?"
"Aku belum tahu, tapi terakhir dokter bilang dia harus dirawat di rumah sakit selama seminggu"
"Ya Ampunn.. Kenapa ini bisa terjadi?"
"aku tidak tahu.. ini terjadi begitu cepat"
Kami mengakhiri pembicaraan kami. Saat itu mantannya Mercy pun datang.. Ya, Dia dari Indonesia juga, Namanya Ken..
"Bagaimana kabarnya?"
"Kabar Siapa?"
"Siapa lagi kalo bukan Mercy!!"
"Kenapa kau menghwatirkan dia??? Kau telah melukai sahabat ku.. Memang kau laki-laki JAHAT"
"Bukan itu maksudku... Aku masih mencintai Mercy.. Dann...."
"Dan apa?"
"Aku iingin kembali pada dirinya, tapi musibah malah menghapirinya.. dan itu membuatku .."
"Aku tau maksudmu.. dia ada disana lihatlah dia.. Dia sedang terbaring lemah di tempat tidur, dia sudah sadar kok"
"Baiklah, Terima Kasih"
Kulihat Ken mengahampiri Mercy.. Aku tau mereka sangat romantis.. Andai saja aku seprti dirinya. Kulihat Ken menyatakan cinta kepada Mercy dengan sangat Romantis, dan Mercy berfikir sejenak, dan akhirnya Mercy memutuskan untuk kembali bersama Ken.. Kisah cinta mereka mungkin tidak bisa terpisahkan.. Setelah mereka menjalin hubungan mereka kembali, kulihat Mercy begitu semangat dan ingin cepat sembuh. Mercy.. Kembalilah sehat seperti dulu...
*Mercy POV*
Aku sangat senang sekali.. Bahwa Gallant sudah kembali padaku dan satu hal lagi aku akan bertemu dengan WAFE!! Ini adalah bulan yang paling menyenangkan.. Javier memang manusia yang senang memberiku kejutan :D. Javier Terimakasih.. 

Aku telah mendengar semua ttg WAFE dari Javier.. Sudah 4 tahun lamanya.. Dan ku harap kita ber4 bisa kembali bersama lagi. Ya, seprti sediakala..Disaat kita semua tertawa dan bahagia. Tiba-tiba saja.. Ada seseorang wanita yang memasuki kamarku, Seprtinya aku mengenalinya, Tapii...........Aku lupa.

"Mercy...Bagaimana keadaanmu?"
"Hmmm?? Kau siapa?"
"Kau lupa ya? Aku Alma..."
"Almaaaaaaa?????"
Bersambunggg.......




*Thank's Para pembaca yang udah baca ceritaku..Akan kulanjutkan sampai Part berikutnya. terima kasih :D

Rabu, 05 Desember 2012

Together Forever (Part2)

Part 2
Tokoh:  - Farani (Javier Prevost) Paris
              - Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
              -Wulan (Mercy Petit) Paris
              -Alma (Choi Soo Hwa) Seoul

*Mitsu POV*
Udara dingin di tokyo memang membuatku menggigil. Ya, ini adalah musim salju pertama ku di Tokyo. Sudah 4 tahun aku telah meninggalkan tanah airku sendiri INDONESIA. Dulu aku mempunyai 3 orang sahabat yang sangat aku cintai.. Namun kami ber4 berpisah karna masalah orang tua kami.. Kami semua telah berpisah dan LOST CONTACT . Masa yang paling sulit. tapi aku berusaha gembira disini. Gunung Fujiyama itu sangat indah.
*Tringggggg....Tringgggg*
'Siapa yang menelfon ku pagi-pagi ini'
"Ya? Siapa ini?"
"Esaaaaaa??Apakah ini Esaaaa??
'Esa? Itu namaku saat di Indonesia'
"Iya, itu namaku saat diriku di Indonesia..Ini siapa?"
"Kau tidak ingat aku?"
"Tidak??Kau siapa?"
"Aku Choi Soo Hwa.. Emm tidak, maksudku aku Alma"
"Almaa??"Aku memcoba mengingat-ingat.
"Ya..Kau masih ingat aku? Kau ingat WAFE?"
Saat mendengar kata WAFE jantungku berdegub sangat kencang. Aku sangat merindukan WAFE.
"Almaaa.. Aku ingattt.. Kita adalah WAFE.. Oh My God! Kau dimana? Aku sangat merindukan WAFE? "
"Hahaha.. Aku sedang ada di Seoul.. Kau ingat Farani dan Wulan kan?"
"Hmmm.. Ya Aku ingat.."
"Mereka berdua tinggal di PARIS.. Mereka satu apartement"
"Darimana kau tau iu?"
"Ceritanya Panjang....Lusa aku ingin ke Tokyo..Aku ingin bertemu denganmu..Tapi aku harus menyelasaikan ujianku dulu.."
"Benarkah?? Aku senang sekali.. baiklah, aku akan menunggumu dan Good Luck untuk Ujianmu.."
"Gamshamnida, Kalau begitu sudah dulu ya..Aku masih banyak urusan. Sampai jumpa esa"
"Ya..Sampai Jumpa"
Aku pun menutup telfon itu.. Rasa Rinduku mulai menyerbu tubuhku 'WAFE kita akan segera bersama lagi'
*SooHwa POV*
Aku pun menutup telfonku..
"huffttttt..."
Tidak sabar diriku, aku akan kembali bersama lagi dengan WAFE. Memang ini adalah rencanaku dengan Javier Mmm Maksudku Farani, Kami Berdua sempat bertemu di suatu kafe 2 minggu yang lalu.. dan kami berdua ingin WAFE bersatu kembali, seperti dulu..
" Oiya aku lupa untuk menelfon Farani.."
Aku kembali membuka telfonku dan mencari nomer Farani..
"AnnyeoungHaseo..Farani?"
"Ya, Alma..Bagaimana?"
"Semua berjalan lancar. Selesai aku ujian aku akan segera ke Tokyo, setelah itu aku dan esa akan ke Paris menemui mu dan Wulan..Lalu kita akan bersama-sama ke Indonesia."
"Tapiii....."
"Tapi kenapa?"
"Aku tidak bisa ke Indonesia"
"Kenapa?"
"Wulannnn..... Dia Kecelakaan dan dia sedang ada di Rumah sakit"
"APAAAA????????"
Bersambungggggggg

Together Forever (Part1)


Part 1
Tokoh:  - Farani (Javier Prevost) Paris
              - Esa (Sikaku Mitsu) Tokyo
              -Wulan (Mercy Petit) Paris
              -Alma (Choi Soo Hwa) Seoul

*Author POV*
Suatu Malam di Paris, udara malam sangat sejuk, Javier sedang duduk-duduk ditaman sambil menunggu temannya. Javier ada janji dengan temannya.
 “Lama sekali dia..Aku harus menunggu berapa lama lagi sih?”
 Javier pun mengeluarkan buku kesayangannya ‘Autumn in PARIS’ Saat membuka halaman pertama..
“Bonsoir Javier..Sorry terlambat, aku Ketiduran .Hehe”
“Kali ini kumaafkan Nyonya Mercy Petit si Putri Tidur….”
“Hahaha..Maafkan aku..Sekarang kita mau ngapain?”
“sekarang….tanggal 6 kan? ……” Javier mencoba mengingatkan.
“TODAY IT’S MY BIRTHDAY..!!!” Muka Mercy terlihat lebih gembira.
Ya..Hari ini adalah ulangtahunnya jadi Javier meneraktirnya..
“Siap??”
“Untuk apa??” Mercy terlihat bingung.
“Meneraktirmu…..”
“HORAAAYYYYYY!!!” Mercy pun terlihat sangat gembira.. Ini tahun ke-4 dia merayakan ulangtahunnya bersama sahabatnya Javier di Paris. Memang mereka satu Apartemnt dan mereka berdua sangat dekat bagaikan saudara.
*Di Restoran*
Mereka berdua pun memesan makanan, sambil menunggu pesanan seprti biasa mereka berdua mengobrol bersama..Memang muka Mercy dan Javier hampir mirip, hanya poninya saja yang membedakan mereka.Mereka seprti saudara kembar..Tapi tidakk.. Mereka beda ayah dan ibu..Haha.
“Mercy……”
“Ya.. Javier?? Btw, thanks ya untuk dinernya.. Aku sangat menyukainya”
“pas de problem(TidakMasalah) Kau kan sahabatku..”
Belum lama mereka berbincang tiba-tiba saja seorang pelayan menghampiri mereka, dan makannan mereka sudah siap. Javier dan Mercy melahap makanannya. Mereka berdua terlihat bahagia.

*Javier POV*
‘Senang sekali diriku meliahat sahabatku gembira’ Batinku.
“Hey! Kau kenapa? Kok melamun? Cepat habiskan makananmu..Ini enak sekali..”
“Tidak ada apa-apa..kau mengagetiku saja..”Aku memang senang melihatnya gembira. Karna akhir-akhir ini dia memang habis putus cinta.. Dia diputuskan oleh pacarnya, padahal mereka berdua sudah menjalin cinta selama dua tahun, tak kusangka kisah cinta mereka berakhir begitu saja.

Saat makanan kami sudah habis, aku ingin member Mercy satu kejutan lagi, yaitu mengajak dia ke atas Eiffel Tower dan memberikan kado yang sudah aku beli sejak pagi.

 “Jangan pergi dulu..” Kataku sambil menghentika langkah Mercy.
“Memangnya kita ingin kemana lagi?”
“Hmmmmm.. ada satu kejutan lagi untukmu..”
“Benarkah???” Kata Mercy seolah dia tidak percaya.
“Yaaa..Bisa ikut aku??”

*Mercy POV*
Tak kusangka Javier begitu baik padaku..sampai-sampai dia memberikan dua kejutan dalam satu malam, kalian bisa bayangkan satu kejutan saja sudah membuatku gembira seperti ini apalagi dua?? Tapi bisa kubayangkan. Aku mengikuti kemana Javier membawaku pergi.. Ternyata.. dia membawaku ke Eiffel Tower.. Sungguh menabjukan. Aku disuruh naik ke atas bersamanya. Saar diriku memandangi kota Paris……..
“Mercy….” Kata Javier yang membuyarkan lamunanku.
“Ya?”
“Ini untukmu..”
Javier memberiku sebuah kotak kecil..
“Untukku? Sungguh?”
“Ya.. Bukalah..”
saat ku membukanya, kulihat sebuah jam tangan kecil yang sangat indah.. Jujur saja aku sangat menginginkan jam ini.. tapi Javier membelikannya untukku.. dia memang sangat baik…
“Waaaahhhh..Indah sekali Javier..Merci(TerimaKasih)”
“Iyaa..Kau bisa lihat belakangnya..”
Saat ku membalikan jam itu…….Kulihat sebuah foto.. ada 4 orang disana ada aku, Javier.. dan 2 lagi sepertinya kukenal…
“Aku, Kamu…  dan siapa 2 orang ini?”Kataku bingung..
“Itu WAFE……….”
“WAFE?????????”
Bersambung…